Kelompok Keahlian Perencanaan Wilayah dan Perdesaan

Lowongan Asisten Peneliti

LOWONGAN ASISTEN PENELITI

 

Dibutuhkan seorang Asisten Peneliti untuk bergabung dalam Kelompok Keahlian Perencanaan Wilayah dan Perdesaan (KK-PWD) Institut Teknologi Bandung dan terlibat dalam Penelitian Hibah Kompetensi Nasional 2015-2017  dengan judul:

MODEL PENGEMBANGAN WILAYAH BERBASIS KAPASITAS DAERAH PADA ERA DESENTRALISASI

Ketentuan/persyaratan:

Lulusan S2 program studi terkait dengan prestasi akademik tinggi

Bersedia menjadi mhs Program Doktor PWK-ITB mulai TA. 2015

Pengalaman meneliti dan mempublikasikan hasil penelitian

 

Asisten Peneliti akan mendapatkan honor bulanan dan kesempatan beasiswa pendidikan program doktor di ITB, serta biaya penelitian disertasi dan perjalanan mengikuti kegiatan seminar

 

 

Untuk informasi dan lamaran, kirim email beserta CV dan surat motivasi, selambatnya tgl 30 April 2015 ke:

Wilmar Salim di wsalim@pl.itb.ac.id

 

 

Sinopsis Penelitian

 

Sistem pemerintahan terdesentralisasi telah menjadi fenomena mendunia yang mencoba menjawab kegagalan sistem tersentralisasi di masa lalu, seperti yang dialami Indonesia. Sistem yang terdesentralisasi seharusnya dapat meningkatkan kapasitas pemerintah daerah untuk dapat memberikan pelayanan publik lebih baik kepada warga. Di sisi lain peningkatan kapasitas pemerintah daerah diharapkan dapat mengembangkan perekonomian wilayah yang berakibat pada penyediaan lapangan pekerjaan, peningkatan pendapatan per kapita, dan pada akhirnya menurunkan angka kemiskinan dan kesenjangan antar daerah. Penelitian ini akan melihat sejauh mana peningkatan kapasitas fiskal daerah dapat mengembangkan perekonomian wilayah dalam era desentralisasi di Indonesia, dengan tujuan untuk merumuskan pola dan model pengembangan wilayah berdasarkan kapasitas daerahnya. Penelitian ini akan menggunakan pendekatan kuantitatif yang berupaya untuk menguji hubungan antara desentralisasi dengan perkembangan ekonomi dan penyediaan pelayanan publik. Data yang digunakan adalah data sekunder seluruh pemerintah daerah di Indonesia. Metode analisis yang akan digunakan di antaranya analisis ekonometrika data panel, analisis tipologi Klassen, analisis pola spasial menggunakan GIS, dan analisis statistik deskriptif. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi model pengembangan wilayah berbasis kapasitas daerah dalam era desentralisasi dan dapat diusulkan pada pemerintah pusat maupun daerah untuk kebijakan pendukungnya.

Kata kunci: desentralisasi, perkembangan wilayah, kapasitas daerah

Berita Terkait